Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bank adalah perusahaan jasa yang melayani penyimpanan uang, peminjaman uang yang bertujuan memenuhi hajat hidup manusia. Perkembangan Bank di Indonesia banyak dari luar maupun dari dalam negeri. Bank Indonesia merupakan Bank Sentral yang mestabilkan nilai rupiah di Indonesia yang berdedikasi untuk rakyat Indonesia, yang melayani kebutuhan rakyat Indonesia. Bank Indonesia bertugas memberikan stimulus kepada pihak-pihak swasta guna membagun dan mensejahterakan rakyat indonesia.
Jika berbicara Gubernur Bank Indonesia merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam sistem perbankkan di Indonesia. Tujuan dari Bank Indonesia adalah untuk menstabilkan nilai rupiah di Indonesia. Jika sesuai tema “JIKA AKU MENJADI GUBERNUR BANK INDOENSIA” penulis berpendapat hal yang di lakukan adalah sebagai berikut :
1. Melakukan pendekatan Religius
Dengan adanya pendekatan Religius para staf dan karyawan mengerti pemahaman Keagamaan, pemahaman Ketuhanan Yang Maha Esa, dan selalu menjalankan perintah-Nya dan menjahuli segala larangan-Nya, selalu mensyukiri akan nikmat yang diberikan-Nya.
2. Melakukan pendekatan pace to pace
Dengan adanya pendekatan pace to pace (tatap muka) pendekatan ini menceritakan masalah yang dihadapi. Menurut penulis pendekatan akan membangun rasa kebersamaan dan kepedulian antara atasan dan bawahan. Manusia dalam menjalani hidup pasti tidak luput dengan namannya masalah, baik masalah yang didalam (keluarga) atau diluar (Kantor).
3. Melakukan pendekatan all on one
Dengan adanya pendekatan all on one, pendekatan ini dilakukan dengan cara mengamati sikap, prilaku bawahan yang dilakukan atau diperbuat dilingkungan Kantor. Seorang pemimpin harus memahami / karakteristik yang ada dilingkungannya. Karena setiap individu mempunyai background yang berbeda-beda. Dengan ini diharapkan bisa mengawasi kinerja bawahan agar tujuan dan fungsi Bank bisa berjalan dengan baik.
4. Melakukan pendekatan disipliner
Dengan adanya pendekatan disipliner, pendekatan ini dilakukan dengan menaati peran dan peranan yang ditetapkan melalui peraturan yang ada di sebuah Instansi Pemerintahan. Dalam hal ini penulis berbendapat pendekatan ini harus ada, karena akan menciptakan kredibilitas antar sesama (Kepercayaan) yang bertujuan menciptakan suasana yang kondisioner.
Menurut penulis pendekatan yang dikemukakan, dapat menjadi tolak ukur kita sebagai seorang pemimpin, seorang yang sangat berperan dalam mengatur tugasnya dalam kepemimpian dan menjadi percontohan bagi para instansi pemerintahan yang ada di sekelilingnya.
Sekarang permasalahan yang hangat yang sedang diperbincangkan diberbagai Media Informasi adalah krisis yang dialami oleh Negara Yunani dalam mengadapi krisis global, Negara Yunani adalah negara yang berada di Negara bagian Eropa bagian selatan, Negara yang menghasilkan devisa terbanyak terutama dalam Objek Pariwisata. Tetapi objek pariwisata yang diunggulkan oleh Negara Yunani tetapi tidak sebanding dengan objek yang lainnya, misalnya penulis menitikberatkan kepada bidang Industri. Di Negara-negara Uni Eropa kebanyakan dilihat dari segi objek pariwisatannya, industri yang sangat besar. Kemungkinan ini sebab dari krisis yang dialami oleh Negara Yunani, banyak para pekerja karyawan-karyawan yang di Negara Yunani di PHK karena kurangnya roda industri yang ada di negara Yunani yang mengakibatkan peningkatan angka pengangguran, yang dapat tidak stabilya sistem perokonomian, sosial, budaya di Negara Yunani.
Dengan gejala yang di alami Negala Yunani ini menurut diberbagai media informasi dapat berdampak di negara Asia bisa juga berdampak juga kepada negara Indonesia. Dalam permasalahan ini peran seorang pemimpin dalam hal ini Gubernur Bank Indonesia yang bertugas menstabilakan nilai nilai rupiah. Menurut penulis harus membuat cadangan anggaran dana pemerintahan, guna menstabilkan sistem ekonomi di Negara Indonesia, mensosialisasikan penggunaan energi tepat guna seperti pemangkasan energi minyak bumi misal diganti degan energi alternatif : penggunaan minyak jarak pengganti Bahan Bakar kendaraan dan masih banyak lagi yang digunakan sebagai energi alternatif.
Di akhir artikel ini, saya berharap dengan peran pimpinan Bank Indonesia yang merakyat dapat mengatasi kondisi bangsa dari krisis global dan dapat mengatasi kestabilan nilai rupiah Indonesia dengan baik. Permasalahan yang muncul harus tepat dalam megatasi masalah dengan mementingkan kepentingan bersama dengan mengambil berbagai unsur bidang yang dikajinya, maka akan tercapai kesejahteraan yang diinginkan. Amien-amien Yaa Rabal Alamien
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

